Palembang, 15 Juni 2025 — Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) menyelenggarakan Workshop Implementasi Masalah Hukum dan Etik dalam Praktik Keperawatan, yang dilaksanakan pada Minggu, 15 Juni 2025 di Graha PPNI, Rumah Perawat Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 40 peserta, yang terdiri dari pengurus DPW PPNI Sumatera Selatan, DPD PPNI Kota Palembang, Ikatan Himpunan, dan badan PPNI Sumatera Selatan. Workshop bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan perawat dalam menghadapi berbagai tantangan hukum dan dilema etik yang muncul di lapangan.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretraris DPW PPNI Sumatera Selatan, H.Muh Yamin, SKep Ns, SKM, MKes, yang menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam pelayanan keperawatan. “Masalah etik dan hukum sebagai tanggung jawab moral dan profesional kita sebagai perawat,” ujarnya dalam sambutan.
Workshop ini menghadirkan narasumber ahli dari Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Provinsi Sumatera Selatan dan Bidang Hukum DPW PPNI Sumsel yaitu
- Ns, H. Asani, S.Kep, MH
- Letkol (pur)H. Bakarudin, SH, MH
- Nur Ariati, SKp MKep
- Dr. Sri Yulia, SKp MKep
- Sr. Ancelina, SKep Ns, MKes
Topik materi:
- Tanggung Jawab Hukum Perawat dalam Praktik Klinis
- Etika Profesi dan Kode Etik Keperawatan
- Penanganan Kasus Pelanggaran Etik dan Hukum
- Simulasi Penyelesaian Konflik Etik di Fasilitas Kesehatan

Peserta juga terlibat dalam diskusi kelompok dan studi kasus interaktif yang menggambarkan situasi nyata yang dihadapi oleh perawat di berbagai fasilitas kesehatan.

Melalui workshop ini, DPW PPNI dan MKEK Sumatera Selatan memperkuat komitmen untuk mendampingi perawat dalam menjalankan praktik profesional yang aman, bermutu, dan berlandaskan etika. Ketua MKEK Sumsel, Letkol (Pur) Bakarudin., menegaskan bahwa edukasi berkala seperti ini akan menjadi agenda rutin dalam pembinaan anggota.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka ruang dialog terbuka antar perawat, memperkuat solidaritas profesi, dan meningkatkan kesadaran bahwa etika dan hukum bukan hambatan, tapi justru pilar dalam menjaga martabat perawat,” pungkasnya.
Kegiatan Workshop ditutup oleh Ketua DPW PPNI Sumatera Selatan H. Subhan, SKM, S.Kep, Ns, MKes yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman yang baik tentang Hukum dan Etik bagi perawat, untuk hal tersebut kegiatan serupa akan dikembangkan keseluruh DPD Kabupaten/ kota di Sumatera Selatan
